Wednesday, August 29, 2018

6 Peraturan untuk Mengatur Udara AC (air conditioner)

Sebuah RAC (Room Air Conditioner) di perlukan pengatur udara, untuk mengatur udara setidaknya diperlukan 6 macam peraturan. 6 peraturan tersebut meliputi :

1. Suhu Udara (temperature)

      Suhu udara adalah derajat panas atau dingin dari udara yang diukur dengan termometer. Udara harus didinginkan atau dipanaskan untuk membuat suhu didalam ruangan menjadi sejuk. Perubahan suhu udara terhadap badan kita tentu telah kita ketahui pengaruhnya. Pada suhu udara yang panas, dengan mendinginkan suhu udaranya saja, belum tentu dapat menyebabkan badan kita merasa sejuk, kalau kelembaban udara masih tinggi. Pada kelembaban udara yang rendah, suhu udara 24-30⁰C (75-85⁰F) pun kita masih tidak merasakan sejuk. 
      Perbedaan suhu didalam dan diluar sebaiknya jangan melebihi 8-11⁰F (15-20⁰F). ini telah diselidiki pengaruhnya terhadap kesehatan kita dari perubahan suhu yang dapat kita alami. jika orang bergerak keluar dari ruangan dengan suhu yang sangat rendah 18⁰C (65⁰F) pada kelembaban 55%, lalu masuk ke lain ruangan pada suhu yang panas 38⁰C (100⁰F) dengan kelembaban 85%, maka banyak orang akan tidak tahan terhadap perubahan tersebut dan merasa sakit kepala atau badan menjadi tidak sehat. Suhu kamar yang sejuk dan nyaman adalah 24-28⁰C (75-80⁰F)

2. Kelembaban (humidity)

      Untuk mendapatkan udara yang sejuk dan nyaman didalam ruangan. Kita harus mengatur kelembaban udara dengan mengambil uap air dan udara (dehumidification), atau menambahkan uap air pada udara (humidification) yang mengalir didalam ruangan. Uap air didalam ruangan dinyatakan dalam % dengan RH (Relative Humidity) absolute humidity. Udara pada suhu yang tinggi dapat mengandung uap air lebih banyak daripada udara pada suhu rendah, maka dari itu pada suhu udara yang dingin kelembaban rendah. Kelembaban diudara dapat mempengaruhi tingkat penguapan dari badan udara yang kering dapat mempercepat penguapan, sehingga mendinginkan peralihan udara yang menguap, dan badan kita merasa dingin. Udara lembab menghalangi penguapan dari badan kita, sehingga kita merasa panas, meskipun pada suhu udara diterima.

3. Aliran Udara (air motion)

      Aliran udara untuk mengalirkan udara dengan kecepatan tertentu yang merata ke sebagian dari ruangan. Kita akan merasa dingin/panas dari aliran udara dingin/panas yang mengalir mengenai kulit tubuh kita. Ruangan yang udaranya tidak dapat mengalir, maka sedikit sekali perubahan yang dapat diatur dari suhu dan kelembabannya. Kita tidak dapat mengatur suhu dan kelembaban di dalam ruangan tanpa udara yang mengalir. Udara didalam ruangan yang dapat bergerak dan mengalir lam jumlah cukup, agar dapat diatur dan dialirkan merata ke semua bagian dari ruangan. Paling baik untuk mengalirkan udara adalah dengan memakai fan motor yang cukup besar, agar dapat mencukupi berapa kali pergantian udara tiap jam yang diperlukan bagi ruangan yang diatur udaranya. Sirkulasi udara tiap jam biasanya antara 6-12 kali dalam ruangan yang diatur udaranya.

4. Membersihkan Udara (air cleaning)

      Untuk mengambil debu, kuman dan lain-lain kotoran dari udara. Udara yang mengalir disaring, kotorannya diambil, sehingga yang keluar dari saringan adalah udara yang bersih dan dingin.

5. Ventilasi dari Udara Luar (fresh air ventilation)

      Untuk menambah udara segar dan zat asam dari udara luar kedalam ruangan dan membuat tekanan didalam ruangan menjadi tinggi, biasanya diperlukan pergantian udara 1-2 kali tiap jam dari ruangan yang diatur udaranya.

6. Mengeluarkan udara kotor (exhaust)

      Untuk mengeluarkan asap rokok, bau yang tidak enak, sisa pernafasanorang, dan lain lain didalam ruangan